Kelezatan sajikan ikan asin khas Indonesia

Para penggemar kuliner tanah ait tentu nya kalian sudah tidak asing lagi bukan dengan kelezatan sajikan ikan asin khas Indonesia baik dari Sabang sampai Merauke pasti tahu rasa dari ikan asin tahu tahukah kalian bagaimana sih proses pembuatan ikan asin ini sehingga menghasilkan ikan asin yang sangat nikmat untuk di santap ? dalam artikel kali ini kita akan memberikan beberapa informasi mengenai pembuatan ikan asin oleh karena itu bagi kalian simak dan jangan sampai melewatkan artikel kita kali ini.

Ikan asin adalah salah satu menu makan yang terbuat dari ikan baik itu ikan air tawar maupun ikan air laut yang di fermentasi kan atau di awet kan dengan menggunakan cara dan metode tertentu menggunakan garam. Seperti yang kita ketahui bahwa biasanya daging ikan itu tidak bisa di diamkan terlalu lama karena akan cepat mengalami kebusukan namun dengan pengawetan yang dilakukan dengan menggunakan garam ini bisa membuat ikan tetap utuh dalam waktu yang cukup lama hingga berbulan – bulan. Selain bisa mengawetkan ikan metode fermentasi ini bisa membuat ikan terhindar dari kecacatan fisik yang biasanya di sebabkan oleh serangga, lalat, ulat atau pun jenis perusak lainnya, dalam perawatan ikan asin ini baiknya anda simpan ikan dengan keadaan tertutup rapat baik itu disimpan pada plastik atau pun toples makanan sehingga ikan asin kita bisa bertahan lebih lama.

Untuk proses pembuatan ikan asin langkah pertama yang dilakukan adalah memisahkan ikan ukuran kecil dengan ikan yang berukuran besar karena kenapa ikan yang berukuran besar harus dilakukan proses pembelahan terlebih dahulu agar ikan bisa lebih cepat menyerap kandungan garam sedangkan ikan yang lebih kecil lebih cepat dalam penyerapan kandungan garam setelah proses pemisahan dilakukan selanjutnya adalah proses fermentasi dengan masukan ikan asin kepada wadah yang besar lalu diberi garam yang banyak sampai ikan asin tertutup oleh garam dan diamkan selama beberapa minggu agar proses pengawetan bisa berjalan sempurna. Garam yang diberikan pada saat proses pengawetan menggunakan garam kristal hal ini dilakukan karena garam kristal akan menarik cairan sel dalam daging ikan keluar dari tubuhnya lalu partikel garam masuk ke dalam daging ikan proses masuknya garam ke dalam daging ikan ini menghentikan proses autolitis dan menghambat pertumbuhan bakteri masuk ke dalam ikan sehingga ikan tidak mengalami busuk.

Setelah proses fermentasi menggunakan garam selanjutnya adalah proses pengeringan dengan memanfaatkan sinar matahari sampai keadaan ikan kering sempurna namun bagaimana jika sedang dalam cuaca mendung ? ada opsi lain yang bisa digunakan yaitu dengan cara pengawetan menggunakan bahan kimia yaitu pestisida dan formalin walaupun bahan kimia ini sangat buruk untuk kesehatan namun bahan kimia ini banyak digunakan untuk membantu proses pengawetan pada ikan asin.

Di indonesia sendiri ikan asin banyak sekali penggemarnya karena selain rasanya yang nikmat dan gurih ikan asin juga membuat makan kita menjadi lebih sedap salah satu olahan ikan asin yang sangat terkenal ada ikan asin goreng sambal pete nah pasti pada tau bukan dengan menu olahan ikan asin yang satu ini rasa ikan asin yang dipadukan dengan sambal hijau yang pedas dan asam juga kelezatan pete yang membuat makan anda semakin bergairah cocok ditemani dengan sebakul nasi hangat membuat makan semakin bersemangat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*