Bantu Pelestarian Burung Elang dengan Cara ini

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki sumber daya alam yang kaya. Kekayaan Indonesia selain terletak pada budayanya, juga terletak pada jenis satwa yang dimilikinya. Salah satu jenis satwa yang banyak ditemui di Indonesia adalah burung. Diantara semua jenis burung yang ada di Indonesia, jenis burung yang paling menarik perhatian banyak orang adalah burung elang. Burung dengan ciri khas tubuh yang kekar, memiliki ukuran tubuh yang besar, dan kemampuan pengelihatan yang baik ini memiliki paruh yang sangat kuat yang berfungsi untuk mencabik mangsa yang ditangkapnya. Selain paruhnya yang kuat, burung elang juga memiliki kaki yang sangat kokoh dan dilengkapi dengan kuku yang tajam dan juga melengkung.

Seiring berjalannya waktu jumlah burung elang di Indonesia semakin berkurang. Hal tersebut dikarenakan habitatnya yang telah rusak serta banyaknya pemburuan liar. Faktor yang membuat burung ini langka adalah karena burung elang betina hanya bertelur sekali setiap tahunnya. Itupu terjadi jika situasi dan kondisinya memungkinkan untuk bertelur. Selain itu burung yang satu ini juga membutuhkan waktu yang lama dalam mengerami telurnya. Ia membutuhkan waktu mulai dari 40 hingga 50 hari hingga telurnya menetas. Meski dikenal memiliki masa hidup yang panjang akan tetapi ia akan kesulitan bertahan ketika pemburuan semakin marak terjadi. Apakah bisa manusia melestarikan burung elang dan membantunya keluar dari ambang kepunahan? Jawabannya adalah iya. Manusia bisa membantu melestarikan burung elang dengan melakukan upaya seperti berikut ini.

1. Membangun Tempat Penangkaran
Tempat penangkaran merupakan salah satu tempat dimana hewan-hewan langka seperti burung elang dapat dikembangbiakan sehingga jumlahnya dapat terjaga untuk menghindari kepunahan. Saat ini telah dibuat banyak tempat penangkaran burung elang dengan tujuan untuk melestarikan burung yang perkasa ini. para ahli pun mulai membuat kondisi penangkaran yang dibuat menyerupai habitat aslinya, sehingga burung elang dapat bereproduksi dengan baik. Selain itu tempat penangkaran pun bisa digunakan sebagai tempat rehabilitasi untuk burung elang yang menjadi korban pembuuan atau dipelihara tanpa izin.

2. Melestarikan Habitatnya
Pelestarian habitat sangatlah penting dalam upaya melestarikan hewan yang jumlahnya langka. Jika habitat hewan di rusak oleh pihak-pihak yang tak bertaggung jawab, maka tentu saja hewan tersebut akan susah mendapatkan makanan dan mengakibatkannya punah dari kehidupan dunia ini. habitat elang sendiri adalah hutan dan tanaman bakau. Kita bisa membantu melestarikan jumlah burung elang dengan menjaga hutan dan tanaman bakau agar tidak dirusak dengan cara melakukan penghijauan dan juga penjagaan ketat terhadap aktivitas penebangan liar. Hal ini dapat membantu habitat burung elang tetap terjaga.


3. Melarang Pemburuan Burung Elang
Ancaman terbesar untuk burung elang adalah pemburuan liar yang dilakukan secara membabi buta oleh manusia. Pemburuan liar inilah yang menjadi faktor langkanya populasi burung ini. manusia sengaja menangkapnya untuk kepentingan pribadi. Sehingga jumlahnya terus berkurang dan membuatnya berada di ambang kepunahan. Oleh sebab itu kegiatan pemburuan ini haruslah di atur dan dilarang oleh undang-undang dan peraturan negara lainnya. Pelaku dari pemburuan liar ini juga harus dihukum dan ditindak secara adil untuk memberikan efek jera agar tidak melakukan pemburuan terhadap hewan langka lagi. Selain itu pemerintah juga harus melarang dan menindak perdagangan hewan langka termasuk proses jual beli burung elang untuk dipelihara secara pribadi. Burung langka ini tidak bisa dipelihara karena hanya akan membuatnya tersiksa dan kesulitan bereproduksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*